PURBALINGGA
– Di tengah dinginnya malam Purbalingga, kehangatan justru terpancar
dari Koramil 08/Bobotsari. Bukan derap sepatu lars atau suara tembakan
latihan yang terdengar, melainkan teriakan kompak warga dan anggota TNI
yang menyatu saat menyaksikan duel Portugal VS Kroasia di Piala Dunia
2026, Jumat (3/7/2026).
Di tempat tersebut, Danramil
08/Bobotsari, Kapten Inf Iskandar, punya taktik unik dalam menjaga
stabilitas keamanan wilayah. Baginya, pertahanan terkuat bukan hanya
pagar kawat berduri, melainkan hubungan emosional yang tulus dengan
masyarakat. Melalui gelaran Nobar Kebangsaan, ia ingin membuktikan bahwa
TNI adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan warga.
“Kami
tidak ingin warga takut datang ke Koramil 08/Bobotsari. Kami ingin ini
menjadi rumah bersama, tempat di mana keresahan bisa diceritakan sambil
menyeruput kopi dan menonton bola,” tegasnya.
Di tempat yang
sama, Fajar, salah seorang warga mengungkapkan rasa terimakasihnya
kepada anggota koramil 08/Bobotsari yang telah menggelar nobar piala
dunia.
"Semoga acara seperti ini bisa sering diadakan, soalnya
kalo kita nobar bareng jadi makin meriah nontonnya. Terimakasih anggota
Koramil 08/Bobotsari sudah menggelar nobar piala dunia 2026.Semoga TNI
semakin di cintai rakyat", ungkapnya.
Seluruh elemen masyarakat,
tanpa memandang latar belakang, duduk setara di depan layar lebar.
Canda tawa dan analisis taktis soal permainan sepak bola mengalir
sepanjang malam, mencairkan hierarki antara aparat dan sipil. Inisiatif
ini merupakan implementasi nyata dari moto “Bersama Rakyat TNI Kuat”,
mengubah hiburan olahraga global menjadi perekat kebangsaan di tingkat
akar rumput. (Pendim PBG)

Komentar
Posting Komentar