Jembatan Garuda Bakal Satukan Dua Wilayah di Purbalingga, Permudah Akses Warga
PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Purbalingga diproyeksikan menjadi solusi akses penghubung antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi medan dan jalur terbatas, terutama saat musim hujan.
Jembatan gantung tersebut dibangun untuk menghubungkan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, dengan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.
Di lokasi pembangunan, semangat gotong royong antara personel Koramil 08/Bobotsari dan warga tampak mewarnai proses pengerjaan jembatan yang diyakini akan membawa perubahan besar bagi masyarakat sekitar.
Danramil 08/Bobotsari Kapten Inf Muhammad Iskandar mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu sasaran penting dalam mendukung kemajuan desa karena memiliki manfaat besar bagi mobilitas masyarakat.
“Jembatan ini nantinya akan menjadi akses utama penghubung dua desa dan dua kecamatan. Kami berharap keberadaannya mampu memperlancar aktivitas masyarakat, baik di bidang ekonomi maupun sosial,” kata Kapten Inf Muhammad Iskandar, pada Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut bukan sekadar membangun fisik semata, melainkan juga membangun harapan baru bagi masyarakat desa agar memiliki akses yang lebih mudah, aman, dan efisien. Ia optimistis, jika pembangunan jembatan dapat rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan, sehingga manfaatnya segera dirasakan warga di kedua wilayah.
“Pembangunan jembatan akan selesai sesuai waktu yang ditentukan, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Talagening, Sulis, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pembangunan Jembatan Garuda yang telah lama dinantikan warga. Menurutnya, selama ini masyarakat harus menempuh jalur memutar dengan jarak cukup jauh untuk menuju desa tetangga.
“Dengan adanya Jembatan Garuda ini tentu sangat membantu masyarakat dan mempercepat aktivitas sehari-hari warga,” katanya. (MK/PEN0702).

Komentar
Posting Komentar